Eh.. Tau gak kalau Angkot di Kalimantan itu disebut Taksi? Sedang di Jawa Taksi sama Angkot itu beda. Ada cerita menarik tentang temanku mengenai hal ini.
Temanku itu berasal dari Kalsel sama denganku tepatnya dari Banjarmasin namanya Habibi, sedang aku Kotabaru. Dia karyawan baru di tempat kami bekerja.
Suatu kali kami sedang melaksanakan tugas kami untuk survey lapangan yang merupakan pekerjaan kami. Dan ini adalah hari pertama Habibi yang merupakan karyawan baru, masih dalam masa trainingnya karena itu dia hanya mengikuti saja.
Angkot atau yang lebih sering disebut Len untuk orang Surabaya (entah sebenarnya penulisan Len itu yang benar bagaimana. Tapi aku pernah melihat tulisannya Lyn di dalam Len itu sendiri), itulah pilihan transportasi kami. Sudah jelas karena alasan murah, sebab len tarifnya berdasarkan trayek, mau dekat atau jauh selama masih dalam rute yang ditentukan harganya segitulah yang dibayar. Sedangkan taksi tarifnya berdasarkan argo, seberapa jauh yang ditempuh menentukan seberapa yang akan dibayar.
Kejadiannya saat survey kami sudah selesai dan kami sedang menunggu len untuk kembali ke kantor. Saat itu seperti biasanya siang di Surabaya, matahari begitu panas menyengat sedang len yang ditunggu-tunggu tidak muncul-muncul juga sampai membuat Habibi capek menunggu dan berkata, "haduh.. Mana sih taksinya ini kok gak ada-ada." Seketika membuat teman-teman yang lain kaget. "Mau naik taksi kah anak ini," pikir teman-teman, "wah.. Habis berapa nanti nih...?"
Seketika aku tertawa karena menyadari apa yang terjadi, membuat teman-teman yang lain tambah bingung. Lalu aku jelaskan pada mereka bahwa yang dimaksud taksi oleh Habibi adalah angkot atau len itu sendiri dan Habibi membenarkannya.
Tapi sebenarnya aku penasaran, memangnya di Banjarmasin tidak ada taksi juga tah seperti di Kotabaru? Soalnya aku memang belum pernah ke Banjarmasin.
31 januari 2012, fil