Sebenarnya apa yang aku tulis? Aku juga tidak
tahu. Aku hanya sedang belajar menulis, menjadi salah satu hoby, jadi pengen
nulis apa saja, diantaranya karya sastra ada dua jenis yang aku sukai : puisi
dan cerpen. Meski tidak banyak waktu yang aku miliki untuk menulis, seringkali
gagal, atau jadi dengan mentah (kayak memasak aja). Yang pasti kalau bisa jadi
entah masih mentah atau mateng atau setengah mateng aku ingin mengumpulkannya
maka kubuatlah dua blog sesuai dengan kesukaanku : cerpen dan puisi.
Tapi terkadang ada waktu-waktu ketika aku
menulis mengalir begitu saja tanpa aku tahu akan jadi apa akhirnya, entah puisi
atau cerpen atau bukan keduanya bahkan sampai bingung mau menyebutnya apa,
mungkin juga bukan apa-apa maka kubuatlah satu blog lagi yang menampung bukan
apa-apa itu dengan label "filosofiheart : memikirkan apa yang dirasakan -
merasakan apa yang dipikirkan" yaitu blog ini.
Jadi mungkin jawaban dari pertanyaan di awal
tadi "apa yang aku tulis?" atau "apa sebenarnya yang aku
tulis?" adalah hanya sekedar rasa pikir saja atau dengan kata lain hanya
uneg-uneg, perasaan yang mengganjal di dalam hati yang butuh tempat penyaluran,
atau mungkin sekedar pemikiran yang mungkin tidak berkaitan atau mungkin malah
bertentangan dengan paham-paham atau ilmu-ilmu secara umum, atau dengan kata
lainnya lagi mungkin juga bisa jadi cuman khayalan. Yang semuanya itu aku
tuangkan dalam tulisan, entah bermanfaat atau tidak tapi yang pasti bermanfaat
untukku paling tidak sebagai pengasah tulisan (kayak pisau aja diasah). Iya
dong "lancar kaji karena diulang" gitu yah peribahasanya kalau gak
salah (garuk-garuk kepala).
Karena itu jugalah kalau mungkin nanti ada
tulisan-tulisan yang aneh, postingan-postingan yang gak jelas, yang mungkin
tidak sama atau malah bertentangan, atau malah sulit dimengerti (kalau yang ini
mungkin lebih aman), yang pasti "jangan terlalu dipikirkan".
Anggaplah ini dunia tersendiri, terlepas dari dunia yang sebenarnya atau dunia
nyata. Karena ini memang dunia maya, dunia tidak nyata atau dunia khayalan yang
apapun bisa terjadi sekehendak pengkhayalnya.
Jadi meskipun "memikirkan apa yang
dirasakan - merasakan apa yang dipikirkan" tapi juga "jangan terlalu
dipikirkan" karena ini hanya dunia maya.
Jadi, hari ini mau nulis apa? Apa sajalah, tapi nanti.
17 februari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar